Pages

Pages

Pages - Menu

Minggu, 11 November 2012

Berbenah

Jika rumah kita kotor atau berantakan, nah siapa lagi yang mau membenahinya kalau bukan kita sendiri kan.. Kan ada pembantu... Jawaban santai.. Ok ok ..buat yang ada pembantu mungkin bisa tertolong. Ehmm, kalau kamar berantakan gimana?? Pembantu doong.. Lagi-lagi jawaban nyantai nggak bertanggung jawab. padahal kan yang ngotorin and buat kamar ambur adul diri kita sendiri..

Ehmm, itu kalau sebuah rumah atau kamar yang berantakkan. kali ini jawaban yang nggak bisa di elak kan. dan kudu wajib mesti banget kita sendiri yang membenahinya.. Apa tu??? Nih ya, kalau diri kita yang berantakkan, apa yang mesti kita lakukan??? Yup, membenahinya. Caranya???

Nah, itu yang sedang saya pikirkan. Gimana caranya membenahi diri yang sudah rusak dan rasanya jauuuuhhh bangeeet dari Allah ini ... Penciptaku...

Di lain pihak hati tak mau melupakannya.. 

Beginikah rasanya patah hati????? Sakiiitttt.... Saakiiiiiittttt... Saaakiiiiiiiiiiitttt sekali... Teramat sangaaatt sakiiiitttt.. jadi???? Jangan coba-coba bermain cinta.... Jika tak ingin merasakannya.....



Minggu, 04 November 2012

Petunjuk Hidupku yang Terlupakan

Ketika Alqur’an Kehilangan Pesona..

Dia…tergeletak tak berdaya..
Berteman debu yang enggan menjauh darinya…
Lembarannya lusuh dan hampir tak terbaca…
Mana…hamba yang dulu setiap hari selalu tergoda olehnya?

Dia…kini terkalahkan…
Jangankan dibaca..dilirik pun enggan…
Novel cinta lebih diincar jadi bacaan..
Pengisi hari di waktu luang…

Alqur’an…benarkah pesonamu memudar?
Kemana hamba yang ketika membaca lembaranmu hatinya bergetar?

Alqur’an…benarkah telah termakan zaman?
Mukjizat Rasul yang dulu didustakan…
Pembawa kabar gembira dan peringatan…
Kini…apa bedanya dengan mereka yang mengacuhkan?
Bahkan…tak peduli ketika alqur’an dilecehkan…

Dia…seolah kehilangan pesona…
Tak lagi mampu menarik hati sang hamba…
Ketika ada yang membaca pun…banyak yang malah menutup telinga..
Hanya sedikit hamba yang merindukannya…

Alqur’an sang penggetar hati…
Sudahkah hari ini artinya kau maknai?
Sudahkah tiap ayatnya kau tadabburi?




Yup..dapat tulisan bagus di facebook.... tulisan yang mengingatkanku pada sebuah Al-Qur'an besar dan tebal yang bertengger di atas kepala tempat tidurku. Sebuah Al-Qur'an terjemahan dilengkapi dengan tafsir yang memiliki 22 keunggulan. Al-Qur'an termahal yang berhasil ku beli dari uang hadiah... Aku ingat waktu itu di bazar perpustakaan Unand lantai satu, nggak sengaja aku melihatnya. Waaww,, keren. Yah, itulah yang pertama kali keluar dari mulutku. Sampai-sampai pinjam motor teman buat ambil uang di ATM demi untuk memilikinya segera. Niatku satu. aku ingin menjadikannya temanku setiap hari. Awal-awal dulu waktu baru memilikinya Al-Qura'an (Miracle the reference) ini sering banget ku baca, ku periksa halaman demi halamannya sampai-sampai al-Qura'an kecilku tersaingi.... Tapi, sekarang.............. Yah, Al-Qur'an besar ini hanya menjadi hiasan saja. Kemana semangat ku yang dulu, yang ingin belajar lebih dalam, ingin memaknai Al-Qur'an.... Aaaahhh,..


Ku lap kembali Al-Qur'an berdebu itu... Aku mau membacanya... membaca artinya, tafsirnya, hadits-haditsnya, Asbabunnuzulnya, khazanah ilmu pengetahuannya... Ya semua yang ada di dalamnya.. Ya Rabb, beri aku keistiqomahan untuk lebih dekat dengan kitab-Mu, dengan agama-Mu untuk mendapatkan cinta-Mu... Ya Rahman Ya Rahim......



Sabtu, 03 November 2012

Change! Tekad untuk Berubah.

Allahumma inni a'udzubika minal-hammi wal-hazani wa a'udzubika minal-'ajzi wal-kasali wa a'udzubika minal-jubni wal-bukhli wa a'udzubika min ghalabatid dain wa qabrir-rijal.
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat ragu-ragu, duka cita, lemah, malas, penakut, kikir, dililit hutang, dan intimidasi manusia..

Itulah do'a yang diajarkan oleh manusia teladan, manusia yang paling sempurna dan satu-satunya manusia yang patut untuk diidolakan... Rasulullah Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam...

Ketika berjalan di anatara tumpukan rak-rak buku yang berjajar rapi di gramedia suatu hari, tak ada keinginan untuk membawa pulang satu buku pun. niat hati hanya menemani teman. Tapi buku kecil ini telah menggoda hatiku untuk menjadikannya salah satu koleksi di rak buku mini milikku.

Ya, buku itu berjudul.." Ya Allah, Sia-siakah Shalat Malamku?"

Mungkin pembaca pun pernah merasakan hal yang sama, di mana hati bertanya-tanya diterimakah sholat malamku selama ini? Kenapa aku hanya merasa semua cuma sekedar rutinitas saja...??? Ya, sama. Itulah yang aku rasakan. sekedar rutinitas. nggak masuk ke ruh ku. Tidak menyentuh jiwa. Maka dari itu, karena penasaran aku rogoh kocek untuk membeli buku kecil ini. Semoga bermanfaat.

Sedikit berbagi ilmu dari sedikit halamannya, semoga bisa diambil hikmahnya.

Bermula dari do'a di atas. mengiringi keistiqamahan shalat malam, kita harus menjadi pribadi yang senantiasa berubah dari keburukan menuju kebaikan. Penulis berkata,"Do'a ini adalah isyarat bahwa kita sedang berdekatan dengan Allah, sekaligus akan mengubah hal-hal yang menjadi penghalang kita untuk menjadi lebih baik. Penghalang-penghalang itu adalah sebagai berikut:

1. Hammi (ragu-ragu menghadapi masa depan)
Keraguan harus dihilangkan. Kita memohon kepada Allah untuk dihindarkan dari sifat ragu,tetapi kitalah yang berikhtiar menghilangkannya. Kergauan adalah cermin kelemahan jiwa yang harus kita lawan dengan kekuatan jiwa.

2. Hazan (kesedihan, kenangan buruk masa lalu)
Kesedihan dan pengalaman buruk masa lalu adalah keadaan sementara yang dapat diubah jika kita mau mengubahnya. Kita boleh memohon Allah melenyapkan kesedihan, tetapi kita pula yang harus berupaya menghilangkan sumber-sumber datangnya kesedihan.

3. 'Ajzi (rasa pesimis)
Pesimis sangat dekat dengan keputusasaan, sedangkan putus asa adalah sikap yang dilarang oleh Allah Subhanallahu wa ta'ala. Kita memohon kepada-Nya dijauhkan dari sikap putus asa, sambil disertai dengan upaya untuk menumbuhkan semangat dan keyakinan yang kuat.

4. Kasal (sikap malas)
Ketika kita memohon kepada-Nya untuk dijauhkan dari sifat malas, sesungguhnya kita sedang berjanji kepada-Nya bahwa kita akan menjadi pribadi yang rajin berusaha. Kita tidak perlu mencari penyebab kemalasan yang terlanjur melekat, sebab kemalasan hanya bisa ditawan dengan tekad dan sedikit penasaran.

5. jubni(perasan takut)
Semua orang memiliki rasa takut. Para nabi bahkan memiliki rasa takut pada saat-saat tertentu. Tetapi rasa takut yang tidak beralasan akan membuat diri kita terhambat menggapai cita-cita. Kita bermohon kepada Allah agar rasa takut itu dihilangkan, sembari kita juga harus melatih keberanian diri.

6. Bukhli (kikir)
Tidak ada kabaikan dari sifat kikir. kikir dalam harta, ilmu, pengalaman, bahkan kikir senyum adalah sifa buruk yang akna menimpa diri sendiri keburukannya.

7. Ghalabatod dain (terlilit hutang)
memohon kepada Allah adalah jalan terbaik untuk mengatasinya, kemudian diiringi dengan segera bangkit mencari sumber2 rezeki untuk mengatasinya.

8. Qahrir-rijal (hidup dalam perbudakan)
zaman sekarang memang sudah tidak ada lagi perbudakan manusia. tetapi manusia diperbudak oleh kekuasaan, harta, pangkat dan popularitas. semua itu hanya akan merusak hidupnya.


Ya, itulah yang bisa saya bagi.. kalau penasaran..beli aja bukunya.. ^^

Sumber: Abu Faiz Ramadhan. 2012. Ya Allah, Sia-siakah Shalat Malamku.