Pages

Pages

Pages - Menu

Sabtu, 01 September 2012

Nasehat Seorang Teman


Mengatakan sesuatu halal atau haram butuh kepada Ilmu. ilmu yang dimaksud Ilmu Agama. para ulama telah sepakat Ilmu agama bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah yang shahih yang diajarkan Rasulullah Shalallahu'alaihi wasalam kepada para sahabatnya.
Apakah nasyid islami saat ini hukumnya haram atau tidak, ini menarik sekali.

Tetapi yang apakah setiap orang berhak menghukumi halal haram ? tentulah tidak . karena kita jauh dari ilmu
Maka dari itu kita haruslah merujuk kepada Ulama. Karena Allah berfirman:

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui. (an-Nahl : 43)

Semua kaum muslimin sepakat Ahli Ilmu Agama adalah Ulama
Inilah pendapat ulama mengenai nasyid (music islami)


Setelah membaca artikel diatas APA BEDANYA NASYID SAAT INI DENGAN NYANYIAN / LAGU SAAT INI YANG MEMBUAT KAUM MUSLIMIN TERLENA , TIDAK MAU BELAJAR ILMU ISLAM DAN LUPA BERZIKIR KEPADA ALLAH?

Syubhat yang biasanya datang dari orang-orang yang menggemari “musik Islami” (nasyid) adalah mereka berdalil bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah dibacakan syair-syair di hadapan beliau dan beliau mendengarkannya, bahkan beliau pernah meminta shahabat untuk membacakannya.

Jawaban untuk permasalahan ini adalah bahwa syair-syair yang dibacakan di hadapan Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam tidaklah dilantunkan dalam bentuk paduan nada/suara dengan lirik lagu apalagi alat musik, tetapi itu hanyalah sekadar bait-bait syair Arab yang berisi kata-kata bijak dan tamsil, penggambaran sifat keberanian dan kedermawanan. Lengkapnya di http://muslimah.or.id/manhaj/bingkisan-istimewa-untuk-saudariku-agar-bersegera-meninggalkan-nasyid-%E2%80%9Cislami%E2%80%9D-2.html

Kalaulah metode dakwah dengan music itu baik tentulah Rasulullah shalallahu’alaihi wasallah dan Shahabat radhiyallahu ‘anhum beserta para ulama pernah melakukannya. karena satu-satunya metode dakwah telah berhasil menaklukkan dan mengobrak-abrik 2 kekuatan besar (roma dan persia) yang dimotori Umar Ibnu Khatab adalah metode dakwah Rasulullah. yang memberikan semangat juana kepada Salman Al Farisi, yang membakar kapal-kapal tentara Thariq bin Ziyad diwaktu menaklukkan spanyol (andalusia) hingga akhirnya ia menang ialah dakwah tauhid murni yang di ajarkan Rasulullah kepada sahabatnya.

Allahu'alam kebenaran ini datang dari ALLAH dan Rasul-Nya semoga ini dapat memotivasi kita untuk bersemangat mempelajari ILMU AGAMA ISLAM yang mulia ini, karena kita menyadari begitu jauhnya kita dan begitu hausnya kita kan ilmu agama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar