Pages

Pages

Pages - Menu

Senin, 08 Oktober 2012

Bicara Untuk Sekeping Hati yang Hilang



Septri daripada sibuk dengan hal-hal yang nggak bermanfaat terus kamu terpuruk semakin jauh ke dalam, akhirnya lenyap..mendingan sekarang kamu bangun deh!! lihat dunia, dunia itu bukanlah kamarmu yang sempit ukuran 3 x 4 itu.. tapi dunia tu luuuuaaaaassss bangeeett, jauuuuuuhhh lebih luas dari itu..

Sep lihat!! teman-temanmu sudah menyemai padi, sudah menggarap ladang.. kamu masih aja duduk2 di pondok, lihatlah orang-orang udah mulai menanam bibit-bibit padi. yang akan mereka panen hasilnya di syurga nanti.. kamu???!! heh, apa yang akan kamu panen nanti, menanam pun kamu nggak pernah!

Septri! udahan malas-malasannya. bekerjalah. lakukan amalan-amalan sholeh. yang bisa membantu tegaknya agama Allah, biarpun sedikit yang penting ada. nggak usah peduliin kata orang-orang yang iri sama kamu. Cukuplah Allah, Rasulullah dan orang-orang yang beriman yang akan menilai usahamu...

Septri!! ingat senyuman Rasulullah shalallahu alaihi wasallam semalam (dalam mimpi semalam aku bertemu Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wasallam.. ketika adzan berkumandang, beliau berjalan ke Mesjid menoleh ke belakang lalu tersenyum padaku... MasyaAllah.. benarkah itu??? beberapa waktu yang lalu mimpi sholat di Mesjid nabawi dekat makam Rasulullah dan malam tadi........... pertanda apakah ini???? atau ini hanya godaan syaitan????)

Septri!! aku ingin kamu yang dulu. yang semangat menuntut ilmu dan semangat pula membagikannya ke adik2 mu.. aku ingin kamu yang dulu yang selalu berlomba-lomba melaksanakan amalan yaumi sebaik mungkin. yang nggak tinggal tahajjud, dhuha, ngaji minimal 1 juz, muhasabah, de el el bersama teman2 di kajian.. aku rindu kamu yang dulu yang nggak mau tinggal dari yang lain. Yang selalu nggak peduli ketika mereka heran kamu ajak ngaji. Padahal baru sekali itu bertemu. Yang nggak pernah bosan sms ajak mereka kajian. Atau mengkritik pakaian mereka yang nggak sesuai dengan yang kamu pahami. Atau mengkritik mereka yang bertindak tidak sesuai dengan ajaran islam yang kamu dapatkan. Aku rindu kamu yang dulu yang sangat peduli dengan perkembangan zaman, dan menyesuaikannya dengan ilmu yang kamu pahami, mengkritik yang tidak sesuai lalu membenarkannya. Mana septri yang seperti itu??? Kemana kamu pergi, sep??? Aku rindu kamu… sangat rindu… hikss

Septri!! kini kamu memang sudah berpisah dengan teman2 baikmu itu, teman2 shelahah mu itu, tapi mereka tetap ada mereka ada dan selalu berbuat kebaikan di tempat mereka sekarang.. kamu masih berlomba-lomba untuk mendapatkan cintanya Allah sep!! ayo bangkit.. jangan sampai kamu malu dihadapan Allah kelak.. Sep!! Bangkitlah... ku mohon.. bangkitlah.. untukku... amalan baikmu....

Septriii.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar