Pages
▼
Pages
▼
Pages - Menu
▼
Kamis, 21 November 2013
Fajar
Pemandangan pagi yang berhasil kurekam dalam ingatan... Aku punya penilaian sendiri tentang kisah di foto ini... Antara takjub dan kecewa....
Pencarianku
12.45 sekarang mau masuk pesawat lagi....
Aku kembali mengingat diskusi sengit kami satu setengah tahun yang lalu tentang dakwah yang begitu ganjil ditelingaku, seolah tak masuk di logikaku.. Dan aku pun mencoba mencari pembenaran atas jalan dakwah yang kupilih sejak 5 tahun belakangan. Ya itu satu setengah tahun yang lalu. Dan akhirnya aku pun mengalah. Memutuskan akhirnya untuk mencoba mengesampingkan egoku.
Hari itu, aku masih mengingatnya.. Minggu, 13 Januari 2013 di Masjid Baitul Ihsan. Kajian pertamaku bersama saudara/i ku yang bermanhaj salaf. tentu awalnya aku gamang. Merasa asing. bukan karena pakaianku yang tampak berbeda dari muslimah-muslimah berjubah dengan jilbab lebar berwarna senada itu. Tapi ini karena pemahamanku.. Aku merasa pemahamanku belum menyatu dengan pemahaman mereka. Tapi aku tetap berusaha menjadi tholibul ilmi yang baik. Mendengarkan dengan baik kata-kata ustadz Muhammad Elvi Syam dan mencoba merangkai setiap kata yang kudengar ke dalam buku tulis warna-warni berukuran 25x15 cm di pangkuanku.
Tentu tidak serta merta aku bisa menerima apa yang Ustadz sampaikan. Pemahamanku ini yang masih bercampur aduk dalam benakku.. Benarkah tempat yang kupilih ini?
Pencarian itu terus berlanjut hingga keganjilan-keganjilan yang kurasakan di tempatku dulu kini terkuak.. Di tempat ini. Aku memperoleh jawaban yang mengejutkan. Yang memberiku semangat untuk menjelaskan hal yang sama pada teman-temanku yang masih bergelimang dengan pemahaman yang keliru tentang manhaj ini....
Dulu pun aku marah pada manhaj ini yang telah mengambil saudara2 seperjuangan "kami". Ya, dulu pun aku marah dan benci. Tapi kini, aku mulai memahami. Mulai mengerti tentang penilaianku yang keliru.
Aku bersyukur karena temanku begitu sabar berdiskusi dengan watak kerasku yang terus-menerus membela dakwah yang telah kukenal sejak 5 tahun belakangan itu. Satu setengah tahun yang lalu. Hingga akhirnya dia bisa meyakinkanku untuk melihat lebih dekat manhaj ini bahkan bersentuhan langsung.
Meski kini, aku kembali dalam pencarian. namun kali ini bukan pencarian manhaj. melainkan pencarian tentang jatidiriku. Begitu jauh aku dari-Mu Ya Allah...
Aku kembali bertanya-tanya.. Apa alasanku mengaji di manhaj salaf? Apa alasanku mendengarkan radio manhaj salaf? Apa alasanku mencari kebenaran tentang manhaj salaf? Apa alasanku............? ah terlalu banyak tanda tanya yang ingin kutanyakan tapi jawaban siapa yang kutunggu???
Pencarian ini masih berlanjut...... Untuk meyakinkan diri yang penuh dosa ini.. agar istiqomah dengan manhaj Salaf....
ya, begitulah pesan terakhir yang kuterima darinya hari ini..
Perjalanannya ke Jogja. Seorang teman yang mengajakku mengenal manhaj salaf dan
lebih dekat dengan orang-orang yang sedang memperjuangkan manhaj salaf.
Aku kembali mengingat diskusi sengit kami satu setengah tahun yang lalu tentang dakwah yang begitu ganjil ditelingaku, seolah tak masuk di logikaku.. Dan aku pun mencoba mencari pembenaran atas jalan dakwah yang kupilih sejak 5 tahun belakangan. Ya itu satu setengah tahun yang lalu. Dan akhirnya aku pun mengalah. Memutuskan akhirnya untuk mencoba mengesampingkan egoku.
Hari itu, aku masih mengingatnya.. Minggu, 13 Januari 2013 di Masjid Baitul Ihsan. Kajian pertamaku bersama saudara/i ku yang bermanhaj salaf. tentu awalnya aku gamang. Merasa asing. bukan karena pakaianku yang tampak berbeda dari muslimah-muslimah berjubah dengan jilbab lebar berwarna senada itu. Tapi ini karena pemahamanku.. Aku merasa pemahamanku belum menyatu dengan pemahaman mereka. Tapi aku tetap berusaha menjadi tholibul ilmi yang baik. Mendengarkan dengan baik kata-kata ustadz Muhammad Elvi Syam dan mencoba merangkai setiap kata yang kudengar ke dalam buku tulis warna-warni berukuran 25x15 cm di pangkuanku.
Tentu tidak serta merta aku bisa menerima apa yang Ustadz sampaikan. Pemahamanku ini yang masih bercampur aduk dalam benakku.. Benarkah tempat yang kupilih ini?
Pencarian itu terus berlanjut hingga keganjilan-keganjilan yang kurasakan di tempatku dulu kini terkuak.. Di tempat ini. Aku memperoleh jawaban yang mengejutkan. Yang memberiku semangat untuk menjelaskan hal yang sama pada teman-temanku yang masih bergelimang dengan pemahaman yang keliru tentang manhaj ini....
Dulu pun aku marah pada manhaj ini yang telah mengambil saudara2 seperjuangan "kami". Ya, dulu pun aku marah dan benci. Tapi kini, aku mulai memahami. Mulai mengerti tentang penilaianku yang keliru.
Aku bersyukur karena temanku begitu sabar berdiskusi dengan watak kerasku yang terus-menerus membela dakwah yang telah kukenal sejak 5 tahun belakangan itu. Satu setengah tahun yang lalu. Hingga akhirnya dia bisa meyakinkanku untuk melihat lebih dekat manhaj ini bahkan bersentuhan langsung.
Meski kini, aku kembali dalam pencarian. namun kali ini bukan pencarian manhaj. melainkan pencarian tentang jatidiriku. Begitu jauh aku dari-Mu Ya Allah...
Aku kembali bertanya-tanya.. Apa alasanku mengaji di manhaj salaf? Apa alasanku mendengarkan radio manhaj salaf? Apa alasanku mencari kebenaran tentang manhaj salaf? Apa alasanku............? ah terlalu banyak tanda tanya yang ingin kutanyakan tapi jawaban siapa yang kutunggu???
Pencarian ini masih berlanjut...... Untuk meyakinkan diri yang penuh dosa ini.. agar istiqomah dengan manhaj Salaf....
Jumat, 11 Oktober 2013
Hati-hati Menulis
Telah lama rasaya nggak tampil di blogku ini..............
Bukannya sibuk jadi tidak sempat nulis....bukaaan..
tapi sedang memikirkan untuk tidak sembarangan menulis...salah salah nanti tulisanku memberi ilmu yang keliru untuk teman2 yang tak sengaja membaca blogku.............
Ya...dari sekian banyak buku yang ku baca saja banyak ilmu yang salah..karena si penulis salah dalam mempelajari ilmu (salah sumbernya atau salah pemahamnnya..hingga akhirnya menimbulkan pemahaman yang menyimpang yang keliru dan akhirnya menebar tulisan/ilmu yang keliru pula...)...........so,hati-hati dalam menulis...jangan sampai salah tuliss.. oke ;)
Bukannya sibuk jadi tidak sempat nulis....bukaaan..
tapi sedang memikirkan untuk tidak sembarangan menulis...salah salah nanti tulisanku memberi ilmu yang keliru untuk teman2 yang tak sengaja membaca blogku.............
Ya...dari sekian banyak buku yang ku baca saja banyak ilmu yang salah..karena si penulis salah dalam mempelajari ilmu (salah sumbernya atau salah pemahamnnya..hingga akhirnya menimbulkan pemahaman yang menyimpang yang keliru dan akhirnya menebar tulisan/ilmu yang keliru pula...)...........so,hati-hati dalam menulis...jangan sampai salah tuliss.. oke ;)
Jumat, 01 Februari 2013
ANTI-AGING
BAGAIMANA TUBUH KITA MENUA?
Penuaan tidak dapat terelakkan. Proses penuaan kita melaju begitu ketika kita melewati umur 30 tahun. Ketika kita berumur 40an, fungsi organ menurun hingga kapasitasnya hanya 80% saja; ini akan menurun hingga 70% ketika kita berumur 50 tahun. Kemudian, fungsi dari organ tubuh semakin memburuk sampai 35% ketika berumur 70 tahun.
| [KULIT] PENUAAN DIMULAI PADA SAAT KITA LAHIR Kulit: Organ pertama yang menua adalah kulit kita. Kulit menua mulai dari saat kita lahir. Kehilangan elastisitas kulit, kecermelangan, dan kehilangan warna adalah semua tanda-tanda penuaan. |
[MATA] MEMBURUK MULAI
UMUR 40 TAHUN
Mata: Rabun jauh pada umur 40 biasanya sebesar 100
diopter. Ini akan meningkat sampai 200 diopter
ketika berumur 50 tahun dan 300 ketika umur 60
tahun. Lansia berumur di atas 60 tahun akan lebih
rentan tehadap katarak, 30-40% dari kelompok ini
akan terkena katarak. Pada umur 70, 60-70% akan
menderita katarak. |
|||
|
[OTAK] MULAI MENUA SETELAH UMUR 20 TAHUN
Otak: Sel syaraf
adalah satu-satunya sel dalam tubuh yang tidak
melakukan duplikasi. Sekali rusak sel ini tidak
dapat memperbaiki diri sendiri. Otak berada di
puncaknya ketika kita mencapai umur 20 tahun. 5%
dari orang yang berumur 65 tahun akan menderita
Alzheimer's dan Dementia. Ini akan meningkat sampai
25% ketika mencapai umur 80 tahun. |
[JANTUNG] MENUA SETELAH UMUR 45 TAHUN Kardiovaskular: Penurunan elastisitas. pembuluh darah, pembesaran arteri, pembesaran jantung dan kalsifikasi pembuluh darah adalah tanda-tanda penuaan jantung. | |||
| [PARU-PARU] MENUA DENGAN CEPAT SETELAH UMUR 60 TAHUN Paru-paru: Merokok, polusi udara, asma, infeksi saluran udara & paru-paru, semuanya berpengaruh pada penuaan paru-paru. Mulai umur 30, kapasitas aliran puncak menurun hingga 30cc/detik setiap tahunnya. Ini akan menurun terus hingga 1/3 dari kapasitas paru-paru ketika mencapai umur 60. |
[PENDENGARAN] MEMBURUK
MULAI UMUR 60 TAHUN
Telinga: Kemampuan pendengaran mulai memburuk
setelah berumur 60 tahun. Kemampuan mendengar pria
memburuk lebih cepat daripada wanita. Penderita
diabetes dan hipertensi akan kehilangan pendengaran
mereka lebih cepat. |
|||
| [SAAT KRITIS] UNTUK WANITA PADA UMUR 35 TAHUN Menopause: Setelah umur 35 tahun, wanita menderita penurunan densitas tulang 1% setiap tahun. Setelah menopause, kecepatan rata-rata meningkat hingga 5-6%. Wanita berumur antara 20 hingga 25 tahun mengalami ovulasi sekitar 10 sampai 12 kali setahun. Setelah 40 tahun, ovulasi hanya terjadi 7-8 kali setahun. Setelah 45 tahun akan mengalami penurunan hingga satu atau dua kali setahun dan akan berhenti setelah menopause. | [HATI, LAMBUNG, KANTUNG EMPEDU, USUS DAN LIMPA] AKAN LEBIH MUDAH UNTUK TERINFEKSI Hati, perut, kantung empedu, usus dan limpa: organ¬organ ini tidak serentan organ-organ lain dalam proses menua, tetapi lebih mudah terinfeksi dan cedera. Melindungi organ-organ ini dari infeksi akan menghambat penuaannya. |
BIANG KELADI PENUAAN - RADIKAL BEBAS!
Apakah Radikal Bebas?
Radikal bebas adalah sebuah molekul aktif yang dapat merusak protein dan DNA.
Sumber radikal bebas:
| Eksternal | Internal | ||
|
|
Serangan konstan radikal bebas terhadap DNA kita adalah akar dari penuaan. Ketika tubuh menua, sistem pertahanan antioksidan tubuh akan melemah.
- Lebih banyak radikal bebas akan merusak DNA kita.
- Kerusakan yang berulang-ulang akan meng¬hasilkan perbaikan yang tidak mencukupi
- Menyebabkan pemendekan rantai DNA
- Kematian sel = Penuaan
| Setiap sel diserang
73.000 kali oleh radikal bebas setiap harinya. Radikal bebas diproduksi secara internal dan eksternal |
Dua Cara untuk mengurangi kerusakan DNA
| 1 | Mengurangi paparan
radikal bebas
|
| 2 | Memperkuat sistem
pertahanan Antioksidan
|
Lini Pertama dalam Pertahanan: Perlindungan membran sel
Vitamin C dan Vitamin E adalah nutrisi utama pelindung sel. Banyak radikal bebas merusas membran sel terlebih dahulu.
Lini Kedua dalam Pertahanan: Sitoplasma
SOD (Superoxide dismutase) dan GPX (Glutathione peroxidase) adalah antioksidan alamog yang melindungi dan memperbaiki sitoplasma. Anda dapat memperoleh SOD dan GPX da¬makanan kaya zinc dan selenium.
Lini Penting dalam Pertahanan: Organel (Mitokondria)
Mitokondria adalah pabrik yang memproduksi energi didalam tubuh. Apabila mitokondr __ dirusak oleh radikal bebas, proses penuaan meningkat pesat dan diikuti oleh kematiar Penelitian terbaru menunjukkan bahwa asam alfa lipoat adalah antioksidan kunci dala¬memperbaiki dan melindungi mitokondria.
PERLINDUNGAN TUBUH LENGKAP DENGAN SPEKTRUM LENGKAP ANTIOKSIDAN
Banyak penelitian ilmiah menunjukkan bahwa antioksidan yang berbeda memiliki fungsi dan peran yang berbeda di dalam tubuh. Untuk perlindungan antioksidan menyeluruh, tubuh kita memerlukan nutrisi antioksidan spektrum lengkap.
VITAMIN ANTIOKSIDAN Vitamin C
- "Vitamin C dan demam flu" dipublikasikan pada 1970 oleh Dr. Linus Pauling, peraih dua Nobel Prize ini menyarankan untuk mengkonsumsi Vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan.
- Vitamin C adalah sebuah antioksidan kuat yang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita
- Sebuah antioksidan larut lemak yang pen¬ting
- Mengurangi kerusakan asam lemak dalam membran sel yang disebabkan radikal bebas.
- Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vitamin E dapat mengurangi oksidasi dari Lipoprotein Densitas rendah (LDL), sehingga melindungi kesehatan mata, paru-paru, kulit, hati dan pembuluh darah.
- Sebuah komponen penting dalam protein dan enzim antioksidan SOD.
- Sebuah komponen penting dalam pembentukan enzim antioksidan GPX.
- GPX dapat melindungi sel dan darah kita dari serangan radikal bebas.
- Ditemukan dalam lebih dari 100 jenis enzim di dalam tubuh
- Komponen enzim SOD dan meningkatkan fungsinya.
- Sebuah elemen penting dalam aktivitas antioksidan
- Besi dapat dikombinasikan dengan polifenol untuk mengurangi pembentukan radikal bebas.
β-Karoten
|
Ekstrak Teh Hijau
|
Likopen
|
Koenzim CoQ10
|
Buah Gac
|
Sitrus-bioflavonoids
|
Chinese Lycium
|
Kuersetin
|
Siberian Pineapple
|
Lutein
|
Buah Cili
|
Ekstrak Buah Palm
|
Ekstrak biji anggur
|
Inositol
|
Asam Alfa Lipoat
atau Alpha Lipoic Acid (ALA)
|
Anti aging atau anti penuaan adalah sediaan untuk mencegah proses degeneratif. Dalam hal ini, proses penuaan yang gejalanya terlihat jelas pada kulit seperti keriput, kulit kasar, noda-noda gelap. Kerutan ataupun keriput dapat diartikan secara sederhana sebagai penyebab menurunnya jumlah kolagen dermis.
Indonesia mempunyai iklim tropis dengan sinar matahari melimpah yang dapat menyebabkan resiko tinggi terhadap kerusakan kulit atau penuaan dini (premature aging). Masalah yang timbul pada kulit akibat sinar matahari dapat diatasi dengan pengobatan dermatologis. Pengobatan yang diaplikasikan langsung ke kulit biasanya lebih efektif. Berikut ini adalah cara-cara yang dapat digunakan untuk mengobati dampak penuaan dan photoaging:
- Injeksi Toksin BotulinumAhli
dermatologis telah mengumpulkan efek biologis yang berguna dari toksin
botulinum untuk mengobati efek dari penuaan seperti garis-garis pada
dahi dan keriput pada wajah. Ahli dermatologis menggunakan toksin
botulinum yang dimurnikan dalam jumlah yang sangat sedikit untuk
diinjeksikan pada target di wajah. Hasilnya saraf yang memblokade otot
menyebabkan imobilisasi lokal pergerakan otot. Imobilisasi ini mencegah
pembentukan garis-garis kerut dan keriput ketika pasien mengerutkan
dahi.
Hasil pengobatan ini bertahan 3-4 bulan. Untuk hasil yang maksimal, pengobatan dengan toksin botulinum ini diulangi selama beberapa kali dan dikombinasikan dengan program training membiasakan otot untuk meminimalisir ekspresi kerutan wajah. Pengobatan dengan toksin botulinum dilakukan kurang lebih 30 menit di kantor ahli dermatologis.
Harga yang mahal, risiko besar, tidak praktis merupakan kekurangan dari injeksi ini. - Injeksi KolagenKolagen merupakan zat
yang terdiri atas serat protein dari jaringan manusia dan binatang.
Kolagen memberikan kekuatan dan struktur pada kulit, tulang, dan
ligamen. Sebagian besar kolagen yang digunakan untuk pengobatan cara ini
berasal dari binatang. Bagaimanapun orang yang alergi terhadap kolagen
sapi atau zat mirip kolagen dapat donor sendiri dari pasien atau
jaringan donor.
Ahli dermatologis akan memeriksa apakah pasien alergi terhadap kolagen sapi. Efek injeksi kolagen dapat bertahan 3-12 bulan. Sama dengan injeksi botulinum, harga yang mahal, risiko besar, tidak praktis, dan dapat menimbulkan alergi merupakan kekurangan dari injeksi ini. - Produk-produk OTC (Over-the-counter)mengandung
retinol (keluarga vitamin A), AHA, antioksidan seperti vitamin C dan E
serta pelembab dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dan keriput.
Produk yang digunakan secara topikal ini relatif lebih praktis dan aman
sehingga lebih disukai.
Sumber : Jakarta anti Aging Ceter . 2008
Prof. Marzuki Suryaatmadja, Proses Penuaan dan Program Antipenuaan
Selasa, 29 Januari 2013
Ayah Maaf...
"masih ada beras??" tanya ayah tepat sebelum travel jurusan padang itu menjemputku..
pukul sembilan pagi, aku ayah dan ibu duduk di ruang tamu. Mereka menunggu bus yang akan membawaku kembali menuntut ilmu di negeri orang. Ya, kami hanya duduk2 saja. Hingga pertanyaan itu terlontar dari mulut ayah.
"ehm,nanti dibeli aja di Padang,.." senyumku..
"bawa aja ini,." kata ayah sembari mengeluarkan sekarung beras dari kamar yang ada di sebelah ruang tamu. aku tahu itu beras kakak pertamaku, sengaja ditinggal nanti dijemput suaminya. Tentu ku tolak.
"Tidak apa2, nanti ayah bayar ke kakak.." ayah tetap saja bersi keras.
'ehmm... tapi kebanyakan Yah nanti berkutu.." tolakku lagi..
"yahh..bawa dikit aja kalau begitu.."kata ayah akhirnya. Ibu buru2 ke belakang mengambil beberapa plastik untuk menampung beras.
perlahan ayah pindahan beberapa canting beras dari karung ke plastik..wah,banyak pikirku dalam hati. kakak marah nggak ya???
melihat ayah begitu hatiku sedih teringat kembali saat kami masih punya sawah, saat tahun satu tahun dua sebelum ibu wafat, ibu selalu menyiapkan sekarung beras untuk ku bawa ke padang.. jatah makan satu semeter kadang lebih karena aku jarang makan..
"makan yang banyak, kalau uang habis kabari ya.. atau pinjam ke tante kalau ayah belum punya uang.." kata ayah sambil mengikat plastik beras..
"iya..." aku sedih..betapa susah ayah mencari uang untukku..tapi sering sekali aku menyia-nyiakan perjuangannya...Ayah,maaf..
pukul sembilan pagi, aku ayah dan ibu duduk di ruang tamu. Mereka menunggu bus yang akan membawaku kembali menuntut ilmu di negeri orang. Ya, kami hanya duduk2 saja. Hingga pertanyaan itu terlontar dari mulut ayah.
"ehm,nanti dibeli aja di Padang,.." senyumku..
"bawa aja ini,." kata ayah sembari mengeluarkan sekarung beras dari kamar yang ada di sebelah ruang tamu. aku tahu itu beras kakak pertamaku, sengaja ditinggal nanti dijemput suaminya. Tentu ku tolak.
"Tidak apa2, nanti ayah bayar ke kakak.." ayah tetap saja bersi keras.
'ehmm... tapi kebanyakan Yah nanti berkutu.." tolakku lagi..
"yahh..bawa dikit aja kalau begitu.."kata ayah akhirnya. Ibu buru2 ke belakang mengambil beberapa plastik untuk menampung beras.
perlahan ayah pindahan beberapa canting beras dari karung ke plastik..wah,banyak pikirku dalam hati. kakak marah nggak ya???
melihat ayah begitu hatiku sedih teringat kembali saat kami masih punya sawah, saat tahun satu tahun dua sebelum ibu wafat, ibu selalu menyiapkan sekarung beras untuk ku bawa ke padang.. jatah makan satu semeter kadang lebih karena aku jarang makan..
"makan yang banyak, kalau uang habis kabari ya.. atau pinjam ke tante kalau ayah belum punya uang.." kata ayah sambil mengikat plastik beras..
"iya..." aku sedih..betapa susah ayah mencari uang untukku..tapi sering sekali aku menyia-nyiakan perjuangannya...Ayah,maaf..
Rabu, 23 Januari 2013
Sebelum ia datang menjemput
apa yang kamu pikirkan jika melihat gambar ini????
tua..penuaan...setiap orang pasti mengamlaminya,kecuali jika ajal telah tiba sebelum tua merajalela.... yang menjadi pikiran setiap kali hendak mengerjakan tugas kosmetologi ini (anti-aging), diri ini selalu di bawa pada suasana kelam...setiap guratan ketuaan akan datang..bukan karena takut kecantikan akan hilang..bukan... tapi, sudah sejauh mana aku mempertanggungjawabkan setiap guratan itu....
Kematian itu pasti, tapi yang harus dipikirkan bukanlah akhir dari kehidupan itu, melainkan proses..seperti apa kita melalui setiap tahap kehidupan...sudahkah selama ini setiap detak nadi setiap hembusan nafas mengalir bersama Allah...????
Berpikir..
Thinking...
Sebelum kematian datang menghampiri....
tua..penuaan...setiap orang pasti mengamlaminya,kecuali jika ajal telah tiba sebelum tua merajalela.... yang menjadi pikiran setiap kali hendak mengerjakan tugas kosmetologi ini (anti-aging), diri ini selalu di bawa pada suasana kelam...setiap guratan ketuaan akan datang..bukan karena takut kecantikan akan hilang..bukan... tapi, sudah sejauh mana aku mempertanggungjawabkan setiap guratan itu....
Kematian itu pasti, tapi yang harus dipikirkan bukanlah akhir dari kehidupan itu, melainkan proses..seperti apa kita melalui setiap tahap kehidupan...sudahkah selama ini setiap detak nadi setiap hembusan nafas mengalir bersama Allah...????
Berpikir..
Thinking...
Sebelum kematian datang menghampiri....
Sabtu, 19 Januari 2013
Kiat-kiat Menuntut ilmu Syar'i
Kiat-kiat dalam menuntut ilmu syar'i itu sangat banyak, tapi berikut ini beberapa kiat yang bisa dijelaskan pada kesempatan kali ini.
1. Hendaklah kita meng-IKHLAS-kan niat dalam menuntut ilmu syar'i.
Amirul Mukminin Abi Hafsh Umar bin Khatab ra. berkata, Aku, mendengar Rasulullah saw. Bersabda,
"Sesungguhnya amala perbuatan itu disertai niat dan setiap orang mendapat balasan amal sesuai dengan niatnya. Barangsiapa hijrah karena Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya itu menuju Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ia harapkan atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya itu menuju yang ia inginkan." (HR.Bukhari dan Muslim).
2. Mengetahui bagaimana semangat ulama salaf dalam belajar. Baca kisah-kisah para Nabi (Ibrahim, Yusuf, Nuh, dll).
3. Mengetahui urgensi/tujuan mempelajari ilmu syar'i.
Banyak sekali keutamaan-keutamaan ilmu. Ilmu lebih mulia daripada harta. Orang yang berilmu derajatnya lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak berilmu.
4. Menghindarkan penyebab-penyebab kemalasan menuntut ilmu.
- Jika mengantuk maka wudhu'lah
-Apabila malas membaca, maka ubah posisi atau pindah tempat, menghirup udara segar, jalan-jalan dulu,dll.
-Jika bosan membaca, ganti dengan mendengar murottal atau radio atau rekaman kajian.
5. Mengetahui bagaimana para salaf merasa rugi dan menangis bila tidak mendapatka ilmu.
6. Mengetahui pengorbanan para salaf sampai2 mereka menjual baju mereka untuk menuntut ilmu.
7. Ilmu syar'i sebagai sarana/senjata menghadapi ujian di jalan Allah.
8. Mengetahui bahwa ulama salaf meninggalkan tidur untuk ilmu.
9. Menjauhi pergaulan dengan pemalas dan pengangguran.
10. Mengetahui cintanya para ulama salaf terhadap buku.
buku adalah guru yang tidak pernah malas
buku adalah teman dalam kesendirian
ikatlah ilmu dengan tulisan
Itulah beberapa kiat yang bisa dibagi. semoga bermanfaat... :)
1. Hendaklah kita meng-IKHLAS-kan niat dalam menuntut ilmu syar'i.
Amirul Mukminin Abi Hafsh Umar bin Khatab ra. berkata, Aku, mendengar Rasulullah saw. Bersabda,
"Sesungguhnya amala perbuatan itu disertai niat dan setiap orang mendapat balasan amal sesuai dengan niatnya. Barangsiapa hijrah karena Allah dan rasul-Nya maka hijrahnya itu menuju Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ia harapkan atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya itu menuju yang ia inginkan." (HR.Bukhari dan Muslim).
2. Mengetahui bagaimana semangat ulama salaf dalam belajar. Baca kisah-kisah para Nabi (Ibrahim, Yusuf, Nuh, dll).
3. Mengetahui urgensi/tujuan mempelajari ilmu syar'i.
Banyak sekali keutamaan-keutamaan ilmu. Ilmu lebih mulia daripada harta. Orang yang berilmu derajatnya lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak berilmu.
4. Menghindarkan penyebab-penyebab kemalasan menuntut ilmu.
- Jika mengantuk maka wudhu'lah
-Apabila malas membaca, maka ubah posisi atau pindah tempat, menghirup udara segar, jalan-jalan dulu,dll.
-Jika bosan membaca, ganti dengan mendengar murottal atau radio atau rekaman kajian.
5. Mengetahui bagaimana para salaf merasa rugi dan menangis bila tidak mendapatka ilmu.
6. Mengetahui pengorbanan para salaf sampai2 mereka menjual baju mereka untuk menuntut ilmu.
7. Ilmu syar'i sebagai sarana/senjata menghadapi ujian di jalan Allah.
8. Mengetahui bahwa ulama salaf meninggalkan tidur untuk ilmu.
9. Menjauhi pergaulan dengan pemalas dan pengangguran.
10. Mengetahui cintanya para ulama salaf terhadap buku.
buku adalah guru yang tidak pernah malas
buku adalah teman dalam kesendirian
ikatlah ilmu dengan tulisan
Itulah beberapa kiat yang bisa dibagi. semoga bermanfaat... :)
Jangan macam-macam! Jaga diri!
Pesan singkat, yang hanya bisa di sampaikan lewat kata2.. Kenapa, apakah diri ini terlalu keras jika di nasehati langsung? Mungkin iya...
Jangan macam-macam. Kemarahan yang mendalam, kekecewaan yang mata sangat dari dia yang menyayangiku dan selalu menjadikanku tempat untuknya meminta saran.. Tapi kini,bukankah diri ini sudah tak pantas lagi menjadi teladan??
Seharian yang membuatku canggung. Tak ada tegur sapa. hanya pesan2 singkat berisi nasehat yang lebih terdengar sebagai tanda kekecewaan..
Jaga diri. Masih ada sayang disana, di hatinya. Meminta untuk menjaga diri sendiri. Ya, karena jauh di sini, di tempat ini siapa lagi yang bisa menjaga diri ini kalai bukan diri sendiri. Selalu meminta kekuatan kepada Sang Khalik untuk bisa menjaga hati ini tetap terpaut pada-Nya...
Nak,..! Wajah lelah yang selalu dipaksa tersenyum di depan anaknya. Aku tahu telah banyak usahanya untuk membesarkanku.. Tak ada rasa bosan, walau jasanya belum terbalas bahkan mungkin tak akan pernah bisa di balas. Tak hendak mengecewakannya.. Tenggorokan selalu tercekat, tertahan menahan haru atas penderitaannya. Kapan dia bisa istirahat menikmati masa tuanya dan aku menggantikannya mencari uang???
Sore kelam di ruang tamu.. Udara sore yang sejuk.. Buku tebal bertuliskan Armageddon masih di tangan. Baru saja membuka beberapa lembarannya melanjutkan bacaan tiba2 ibu datang menghampiri.. Tersenyum lalu duduk di sebelahku. Tak ada tema. Cerita mengalir begitu saja. kadang diselingi tawa karena cerita yang lucu. Atau terdiam karena terharu... Tapi ibu, ibu yang polos. Kisah hidupnya menyimpan banyak rahasia dan kejutan. Aku belajar, tentang perjuangan hidupnya...
Motor itu melaju kencang, tapi tak lama berjalan pelan.. Hingga akhirnya berhenti. Mampir. Memasuki areal pekuburan massal. Tepat di bawah kamboja putih tubuhnya bersemayam. Peristirahatan terakhir sebelum perkumpulan di Padang Mahsyar.. rumput2 liar kembali menyelimuti kuburan itu. Satu persatu rumput kami cabuti. Sambil berbisik Kakak mengajak bicara jasad tak bernyawa di dalam tanah sana. aku hanya terdiam saja sambil terus mencabuti rumput yang tumbuh di atas kuburan itu..
Pegi pagi pulang sore bahkan malam.. Semua karena tugas yang menumpuk.. Aku mau membantunya.. Kuliahnya harus selesai...
Semua...aku menyayanginya.. Ya, aku tak mau macam2.. aku harus bisa jaga diri...harus...
Jangan macam-macam. Kemarahan yang mendalam, kekecewaan yang mata sangat dari dia yang menyayangiku dan selalu menjadikanku tempat untuknya meminta saran.. Tapi kini,bukankah diri ini sudah tak pantas lagi menjadi teladan??
Seharian yang membuatku canggung. Tak ada tegur sapa. hanya pesan2 singkat berisi nasehat yang lebih terdengar sebagai tanda kekecewaan..
Jaga diri. Masih ada sayang disana, di hatinya. Meminta untuk menjaga diri sendiri. Ya, karena jauh di sini, di tempat ini siapa lagi yang bisa menjaga diri ini kalai bukan diri sendiri. Selalu meminta kekuatan kepada Sang Khalik untuk bisa menjaga hati ini tetap terpaut pada-Nya...
Nak,..! Wajah lelah yang selalu dipaksa tersenyum di depan anaknya. Aku tahu telah banyak usahanya untuk membesarkanku.. Tak ada rasa bosan, walau jasanya belum terbalas bahkan mungkin tak akan pernah bisa di balas. Tak hendak mengecewakannya.. Tenggorokan selalu tercekat, tertahan menahan haru atas penderitaannya. Kapan dia bisa istirahat menikmati masa tuanya dan aku menggantikannya mencari uang???
Sore kelam di ruang tamu.. Udara sore yang sejuk.. Buku tebal bertuliskan Armageddon masih di tangan. Baru saja membuka beberapa lembarannya melanjutkan bacaan tiba2 ibu datang menghampiri.. Tersenyum lalu duduk di sebelahku. Tak ada tema. Cerita mengalir begitu saja. kadang diselingi tawa karena cerita yang lucu. Atau terdiam karena terharu... Tapi ibu, ibu yang polos. Kisah hidupnya menyimpan banyak rahasia dan kejutan. Aku belajar, tentang perjuangan hidupnya...
Motor itu melaju kencang, tapi tak lama berjalan pelan.. Hingga akhirnya berhenti. Mampir. Memasuki areal pekuburan massal. Tepat di bawah kamboja putih tubuhnya bersemayam. Peristirahatan terakhir sebelum perkumpulan di Padang Mahsyar.. rumput2 liar kembali menyelimuti kuburan itu. Satu persatu rumput kami cabuti. Sambil berbisik Kakak mengajak bicara jasad tak bernyawa di dalam tanah sana. aku hanya terdiam saja sambil terus mencabuti rumput yang tumbuh di atas kuburan itu..
Pegi pagi pulang sore bahkan malam.. Semua karena tugas yang menumpuk.. Aku mau membantunya.. Kuliahnya harus selesai...
Semua...aku menyayanginya.. Ya, aku tak mau macam2.. aku harus bisa jaga diri...harus...
Mencoba
Ada rasa yang mengganjal di hati.. Tapi ku mantapkan pilihanku. Mobil itu membawaku pergi jua, walau hati masih bimbang. Sengaja ku pilih warna merah gelap kali ini. Aku baru pertama kali memasuki daerah ini. Ku ikuti saja alur yang tertera di sms. Hingga akhirnya aku menemukan tempatnya. Memasuki tempat itu dengan canggung. Awalnya kaku amat kaku. Sendiri. Tapi beberapa menit kemudian ada seseorang yang menghampiri... Satu, dua tiga orang yang lainnya pun ikut menyapa.. Tapi kebanyakan hanya menatap saja..
Tujuanku satu, aku ingin mencobanya sendiri. Kesan pertama mungkin memang terasa kaku. Tapi lama2 jadi terbiasa. Biarlah orang mau bilang apa. Aku kan ke sini karena Allah... Semoga niat baikku dicatat oleh-Nya..
Tujuanku satu, aku ingin mencobanya sendiri. Kesan pertama mungkin memang terasa kaku. Tapi lama2 jadi terbiasa. Biarlah orang mau bilang apa. Aku kan ke sini karena Allah... Semoga niat baikku dicatat oleh-Nya..
Dua Hari
Sudah memasuki bulan ketiga mengotak atik sample di laboratirium Biota Sumatera dua lantai ini.. Berteman dengan berbagai macam pelarut.. Dan lebih sering tanpa pengaman yang cukup. Alhasil mencium aroma pelarut yang membahyakan tubuh itu, dan akhirnya dada sesak dan kepala pusing Selalu begitu tiap kali pulang dari labor..
Tapi bukannya jerah,malah tambah nyantai aja bermain dengan zat2 berbahaya itu.. Dan dua hari ini menjadi hari2 terlama selama "kerja" di labor. Pulang malam. Ya pulang malam, bahkan teman2 lain pulang lebih malam lagi, lewat maghrib.
Kemaren, Aku dan seorang temanku pulang lebih dulu. Berjalan melewati jalanan yang sepi,dan duduk menunggu di halte yang sepi pula. beberapa kendaraan pribadi melintas. Tak ada angkot apalagi bus. Lalu kami menunggu apa? Pasrah saja. Menunggu dan tetap menunggu. Hingga akhirnya sebuah mobil Jazz Hitam melintas dari arah seberang halte tempat kami menunggu..
"bareng yuk, ajak kakak itu dari kaca mobilnya yang terbuka.."
"Asyiik.."ujar temanku.. " Masih muat Kak???"
"Masih,aman tu" senyum kakak itu ramah..
Kami pun naik,aku duduk di dekat jendela.. Di perjaanan aku hanya memandang keluar diam, dan sesekali memandangi HaPe yang hening seharian.. Biasanya ramai sms yang masuk tapi kali ini tidak..
Di mobil itu aku memikirkan seseorang.. Dan tanpa ku duga, tepat di sebelahku sebuah motor melintas.. Dua orang yang bergoncngan. Aku kenal tas itu, aku kenal pakaian itu.. Yup, dia.. dia yang duduk di belakang itu. Aku mengenalnya.. Kenal baik malah.. Tapi dia jauh sekarang sangat jauh..
Dan dua hari..selama dua hari ini aku bermimpi tentangnya.. Tentang dirinya yang menjauh pergi... tentang dia yang dianiaya karena menyelamatkanku.. Selama dua hari ini pula aku merasakan dirinya menjauh.. mimpi pertama sudah menjadi kenyataan di sore itu. Saat motor itu menjauh menyelinap di antara kendaraan2 lain yang ngantri di jalanan sempit pasar baru.. Mobil yang ku tumpangi tertahan dalam kemacetan. Hingga akhirnya aku kehilangan sosoknya.. Sama seperti mimpi pertama, saat motornya menjauh meninggalkanku, bahkan dia tidak menoleh ke belakang. Dan tak menyadari keberadaanku...
Masih terukir jelas dalam ingatan, mimpi kedua.. Hari kedua, dia membawaku pergi.. Tapi dalam perjalanan itu terjadi kecelakaan.. Dia selamat, tapi aku.. Aku terkapar tak berdaya. Dalam suasana yang kabur itu aku melihat tubuhnya malah di aniaya oleh orang2 yang berada di situ.. Dia disalahkan karena menyebabkan diriku celaka.. Aku pun meronta..melarang mereka menyakiti dirinya.. Tapi percuma, suaraku parau.. Amat parau.. Di tengah hiruk pikuk itu suaraku benar2 tenggelam.. Aku hanya bisa menitikkan air mata tak tahan melihat penderitaannya...
Walau hanya mimpi...Tapi itu seperti nyata..
Di mimpi itu pula aku melihatnya berwudhu.. Wajahnya bercahaya,.. Tersenyum lembut ke arahku.. Air wudhu menetes dari rambut ikalnya...
Mimpi2 yang membuatku berpikir dan merenung...
Kini aku tidak mengenalinya lagi... Dia pergi tanpa kabar..
Tapi bukannya jerah,malah tambah nyantai aja bermain dengan zat2 berbahaya itu.. Dan dua hari ini menjadi hari2 terlama selama "kerja" di labor. Pulang malam. Ya pulang malam, bahkan teman2 lain pulang lebih malam lagi, lewat maghrib.
Kemaren, Aku dan seorang temanku pulang lebih dulu. Berjalan melewati jalanan yang sepi,dan duduk menunggu di halte yang sepi pula. beberapa kendaraan pribadi melintas. Tak ada angkot apalagi bus. Lalu kami menunggu apa? Pasrah saja. Menunggu dan tetap menunggu. Hingga akhirnya sebuah mobil Jazz Hitam melintas dari arah seberang halte tempat kami menunggu..
"bareng yuk, ajak kakak itu dari kaca mobilnya yang terbuka.."
"Asyiik.."ujar temanku.. " Masih muat Kak???"
"Masih,aman tu" senyum kakak itu ramah..
Kami pun naik,aku duduk di dekat jendela.. Di perjaanan aku hanya memandang keluar diam, dan sesekali memandangi HaPe yang hening seharian.. Biasanya ramai sms yang masuk tapi kali ini tidak..
Di mobil itu aku memikirkan seseorang.. Dan tanpa ku duga, tepat di sebelahku sebuah motor melintas.. Dua orang yang bergoncngan. Aku kenal tas itu, aku kenal pakaian itu.. Yup, dia.. dia yang duduk di belakang itu. Aku mengenalnya.. Kenal baik malah.. Tapi dia jauh sekarang sangat jauh..
Dan dua hari..selama dua hari ini aku bermimpi tentangnya.. Tentang dirinya yang menjauh pergi... tentang dia yang dianiaya karena menyelamatkanku.. Selama dua hari ini pula aku merasakan dirinya menjauh.. mimpi pertama sudah menjadi kenyataan di sore itu. Saat motor itu menjauh menyelinap di antara kendaraan2 lain yang ngantri di jalanan sempit pasar baru.. Mobil yang ku tumpangi tertahan dalam kemacetan. Hingga akhirnya aku kehilangan sosoknya.. Sama seperti mimpi pertama, saat motornya menjauh meninggalkanku, bahkan dia tidak menoleh ke belakang. Dan tak menyadari keberadaanku...
Masih terukir jelas dalam ingatan, mimpi kedua.. Hari kedua, dia membawaku pergi.. Tapi dalam perjalanan itu terjadi kecelakaan.. Dia selamat, tapi aku.. Aku terkapar tak berdaya. Dalam suasana yang kabur itu aku melihat tubuhnya malah di aniaya oleh orang2 yang berada di situ.. Dia disalahkan karena menyebabkan diriku celaka.. Aku pun meronta..melarang mereka menyakiti dirinya.. Tapi percuma, suaraku parau.. Amat parau.. Di tengah hiruk pikuk itu suaraku benar2 tenggelam.. Aku hanya bisa menitikkan air mata tak tahan melihat penderitaannya...
Walau hanya mimpi...Tapi itu seperti nyata..
Di mimpi itu pula aku melihatnya berwudhu.. Wajahnya bercahaya,.. Tersenyum lembut ke arahku.. Air wudhu menetes dari rambut ikalnya...
Mimpi2 yang membuatku berpikir dan merenung...
Kini aku tidak mengenalinya lagi... Dia pergi tanpa kabar..



