Buku merah berjudul "Saudariku
Kapan Kembali ke Jalan Tuhanmu?" menyibukkanku hingga sedikit nggak ngeh
dengan keadaan sekitar. Perpustakaan itu ramai. Tapi tidak mengurangi
kefokusanku menyimak kata demi kata dalam buku itu. Hingga akhirnya terdengar
percakapan dengan bahasa asing. Awalnya nggak peduli, paling mahasiswa UNAND
lagi ngobrol pakek bahasa asing. Tapi kedengarannya begitu fasih. Akhirnya aku
terganggu juga. Berpindah pandangan dari buku menoleh ke belakang.
Yup, ternyata tebakanku salah (hehehe, PeDe pula tuuh..).
Beneran orang asing yang lagi ngobrol di belakang. Kuperhatikan sesaat. Dua
mahasiswi asing, satunya ku taksir tingginya sekitar 190 meter, yang satu lagi
160 meter. Putih. Dengan celana balon dan kaus tak berlengan.. Santainya..
Sedetik kemudian aku sudah sibuk dengan buku lagi. Tapi lagi2 nggak konsen. Ku
lirik ke belakang, dua mahasiswi asing itu mendekati pintu ruangan perpus. Ada
ibu-ibu penjaga perpus yang lagi ngobrol di pintu. Mereka mendekat ragu. (Ibu
ini bisa bahasa inggris nggak ya.. mungkin itu yang mereka pikirkan,heheh..)
Aku kembali sibuk dengan bukuku (buku minjem).
"Ehmm, sorry..What time is it?"
Terdengar suara seorang perempuan bertanya dalam bahasa
Inggris. Wah, akhirnya mereka ngobrol juga sama ibunya.. ujarku dalam hati.
Tapi kok suaranya deket banget di telingaku???
Aku menoleh ke samping. Ya ampuun, rupannya aku yang
ditanya. Tadinya mau jawab pakek bahasa Inggris juga tapi karena kagok di
todong gitu akhirnya aku hanya memperlihatkan layar samsung putihku yang ada
tulisan jamnya di sana.. (ih, malu-maluin...)
"Oh, thank you.." jawabnya kemudian sambil
tersenyum manis.. (huhuhu.... Sorry ya..)
Kalau dipikir-pikir nyambung juga mimpiku semalam sama kisah
siang ini. Ketemu sama bule and ngobrol. Ehm, ini ya arti mimpi itu.
Lumayanlah. Tadi kirain aku bakalan belajar keluar negeri gitu terus
ngobrol-ngobrol sama bule. rupanya masih di UNAND.. hehehe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar