Bukannya Menjauh, Tapi Malah Ingin Semakin Dekat...
Foto-foto itu hanyalah foto biasa. Tentang keluarga. Melihatnya, bukannya benci dan tak suka. Tapi hati tergerak ingin lebih dekat dan mengenal karakter mereka satu per satu. Ingin ngobrol bersama berbagi cerita. Ya, aku senang melihatnya. Seperti melihat keluarga sendiri.
Tentu hati menginginkan keluarga Islami, ada ayah yang taat, ibu yang taat dan saudara yang taat. Rindu keluarga yang Tahajjud berjama'ah, membaca Al-Qur'an bersama. Tapi, hati tetap tak hendak bahkan terpikir pun tidak untuk menjauhi mereka yang mungkin saat ini belum mendapatkan hidayah (Apakah diri ini sudah mendapat hidayah????).
Aku merindukan mereka meski belum pernah bertemu. Ingin bersalaman dan memperkenalkan diri. Jalan sama-sama, makan sama-sama, masak bersama, semuannya bersama. Dalam keluarga itu.
Tapi semua harapan yang meluap-luap ini surut kembali ketika satu kata terbaca, ya satu kata... yang terletak beberapa kata setelah kata selebihnya...
Tiga halaman, penjelasan yang sangat singkat (tapi agak sulit dicerna)...
(Seperti biasa jadi lupa makan kalau lagi nge-blog...penyakit...)
Ehm, minimal foto yang ada dihalaman pertama lebih keren lah dibandingkan dua foto sebelumnya. Mungkin terbersit pertanyaan jadi maksud nulis blog ini apa??? Hehehe, nggak ada mau nulis aja..
Kisah keluarga seorang teman yang unik...
***
Dulu juga pernah kirim-kiriman foto kayak gini sama teman-teman dari Cilegon. Meski belum pernah bertemu tapi hati udah nyatu aja sama mereka. Persahabatn kami hanya karena...Allah...
Sekarang melihat foto-foto ini serasa dapat keluarga baru, tapi tidak.... karena satu kata yang membatasi itu...
***
Cuma cerita aja, Maaf kalau nggak ada manfaatnya...^^


Terkesan dengan tulisan Kamu...
BalasHapus